Arema Perkenalkan Tembok Baru Bernama Diarra Ichaka

Arema FC

Jelang bergulirnya Liga 1 2023/2024 untuk menambal posisi lini belakang yang ditinggalkan bek asal Portugal Sergio Silva, Arema FC resmi mendatangkan Diarra Ichaka  mantan pemain internasional Mali. Ichaka diperkenalkan manajemen Arema FC, Selasa, (30/06/2023).

Pemain kelahiran 18 januari 1995 berusia 28 tahun  itu direkrut untuk mengisi posisi lini belakang klub berjuluk Singo Edan tersebut.

Diarra Ichaka mengantongi 1 caps Bersama timnas Mali dengan 71 menit bermain di fase kualifikasi Piala Afrika.

Diarra Ichaka memiliki keunggulan karena postur tubuh yang tinggi mencapai 192 cm. Keunggulannya dalam bola atas itu jelas mendukung perannya saat bertugas menjadi pemain bertahan, mau pun membantu penyerangan lewat skema bola mati.

Diarra Ichaka terakhir  memperkuat klub raksasa di ajang tertinggi Liga Lebanon, Al Ansar, pada musim 2022/2023 ini.

Diarra Ichaka bermain lumayan apik bersama Al Ansar pada musim 2022/2023. Ia mencetak 1 gol dalam 20 penampilan terakhir dengan menit bermain 1.675 menit di semua ajang domestik.

Statisik Diarra Ichaka tersebut terbilang jauh lebih baik ketimbang saat menjalani musim debut di Al Ansar pada 2021/2022. Pasalnya, ia hanya membukukan 8 laga 549 menit tampil musim lalu.

Dalam karier profesionalnya, Diarra Ichaka belum pernah memperkuat klub dari Asia Tenggara. Ia hanya lalu-lalang membela sejumlah klub asal Afrika selama ini.

Diarra merupakan rekrutan asing kedua Arema FC pada Liga Indonesia musim ini, Gustavo Almeida merupakan pemain asing pertama berposisi striker yang direkrut Singo Edan.

Arema pernah memiliki sosok Tangguh di lini belakang yang juga berasal dari benua hitam, sosok tersebut adalah Pierre Njanka mantan pemain timnas Kamerun yang membawa SIngo Edan juara Liga Indonesia musim 2009/2010. Njanka yang dipercaya kapten berhasil membawa Arema juara dengan skuad mudanya saat itu.

Cuci Gudang dilakukan Arema FC pada Liga 1 2023/2024, klub kebanggaan Arek Malang melakukan perombakan dari pemain lokal dan asing, finis di posisi 12 dan kebobolan 40 gol dari 34 laga menjadi bahan evaluasi bagi manajemen Singo Edan untuk memperkokoh lini belakangnya.

Kedatangan Diarra Ichaka diharapkan tampil baik mengawal lini belakang Arema FC  demi memperbaiki posisi Arema FC lebih baik dari musim sebelumnya.

Tagged with: • • •

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *