
Presiden Klub Arema FC Gilang Widya Permana atau biasa disapa Juragan 99 sejalan dengan dorongan yang dinyatakan oleh suporter dan banyak pihak yang menginginkan perbaikan menyeluruh pada sistem sepak bola Indonesia.
Melalui akun media sosial Arema FC, Gilang memberikan statement resminya sebagai pemangku kebijakan tertinggi di manajemen Singo Edan.
“Arema FC berduka, 135 korban bukanlah hanya angka tetapi adalah nilai tak terhingga yang harus hilang akibat kecintaan pada klub Arema FC. Tak seharusnya kami diam melihat hilangnya nyawa akibat cinta yang besar pada klub ini,” Kata Gilang dilansir website resmi klub.
“Sikap kami sangat jelas, kami berharap investigasi yang komprehensif dan pengusutan secara tuntas agar tragedi ini dapat diungkap secara terang benderang sehingga korban mendapatkan keadilan yang sepenuhnya,” tambahnya.
Presiden Arema Fc yang menjabat sejak Liga 1 2021 itu juga mendukung rekomendasi dari tim transformasi untuk perbaikan secara menyeluruh agar sepak bola nasional lebih baik kedepanya.
“Arema FC mendukung total perbaikan, pembenahan dan proses transformasi sepak bola Indonesia yang saat ini bersama-sama sedang dilakukan. Tujuannya satu, agar sepak bola Indonesia lebih baik dan tidak ada lagi nyawa yang hilang akibat sepak bola,” tandasnya.
ia juga meminta dukungan dan doa dan dukungan moril atas proses hukum yang saat ini masih berjalan.
“Kami terus berusaha dan berupaya untuk melanjutkan program tanggap darurat dalam proses pemulihan korban baik melalui bantuan santunan, bantuan pendidikan, pendampingan hukum dan penanganan trauma,” lanjutnya.
Terkait masa depan sepak bola Indonesia, Gilang menegaskan Arema FC juga dengan tegas berada dalam gerakan untuk mendorong perbaikan sepak bola nasional.”
“Kami mendukung percepatan transformasi sepakbola indonesia untuk segera menghasilkan roadmap atau jalan terbaik perbaikan masa depan sepakbola indonesia baik secara jangka pendek ini dan bertahap secara jangka panjang nantinya,” pungkas Gilang. (MNV)