
Pelatih Arema FC Eduardo Almeida menegaskan timnya tak punya pakem starting line up paten di BRI Liga 1 2022/2023. Pelatih asal Portugal itu menunjukkannya dengan menampilkan Daftar Susunan Pemain yang selalu berbeda di tiap laga.
Mantan pelatih Semen Padang itu memiliki total 26 pemain terdaftar di operator Liga Indonesia Baru yang bisa dipilihnya menjadi 11 pemain utama. Dalam memilih pemain inti, menurutnya terdapat sejumlah pertimbangan.
Almeida menyebut, semua pemain Arema punya peluang yang sama untuk bisa tampil di tim utama di tiap laga. Semuanya tergantung dari kerja keras mereka dalam sesi latihan.
“Semua pemain berlatih setiap hari, kami harus menentukan starting line up di tiap pertandingan. Ada dua-tiga hal yang menjadi pertimbangan bagi tim pelatih. Dalam latihan, pemain pasti menunjukkan kesiapannya untuk dimainkan,” kata Almeida.
Ia juga meminta semua pemainnya untuk bersiap semaksimal mungkin. Sebab, ketika sewaktu-waktu mereka dibutuhkan untuk dimainkan maka harus benar-benar dalam kondisi siap.
Jika si pemain tidak siap dalam pertimbangan pelatih, mana mungkin dimainkan di suatu pertandingan. Almeida pun biasanya dalam menentukan komposisi pemain menyesuaikan dengan lawan yang akan dihadapi Arema.
“Mungkin hari ini mereka main, tapi di laga selanjutnya belum tentu main lagi. Yang terpenting adalah semua pemain siap jika dibutuhkan untuk dimainkan sewaktu-waktu,” imbuhnya.
Eduardo Almeida memberikan sedikit bocoran kepada para penggawa Arema yang ingin masuk starting line up. Menurutnya, ada sejumlah hal yang harus mereka tunjukkan.
“Mereka harus melakukan yang terbaik, semua pemain sama bagi saya, tidak peduli apa status si pemain. Siapa mau bekerja keras dalam sesi latihan, dia akan dimainkan,” pungkas pelatih berusia 44 tahun itu.
Pada laga terakhir, secara mengejutkan Eduardo Almeida memasang Arkhan Fikri sebagai starter di laga Arema vs RANS Nusantara FC.