Setelah dialihfungsikannya Stadion Menteng, Jakarta Pusat menjadi taman kota, dan Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan menjadi Depo MRT. Tim kebangaan masyarakat ibu kota Persija Jakarta menjadi tim nomaden selama belasan tahun, Persija kerap berpindah pindah kala memainkan laga kandang, mulai dari Stadion Utama Gelora Bung Karno, Stadion Madya, hingga ke Stadion Manahan Solo di Jawa tengah.
Penantian panjang selama belasan tahun bagi Persija dan suporternya The Jakmania memiliki kandang tetap di Jakarta akhirnya segera terealisasi. Jakarta International Stadium yang pembangunannya dimulai sejak 2019, akhirnya pada Maret 2022 rampung dan sudah menggelar soft opening.
Stadion berkelas internasional tersebut merupakan janji Gubernur DKI Jakarta saat maju di Pemihan Gubernur DKI Jakarta, 2017 yang lalu.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Jakarta International Stadium (JIS) akan digunakan untuk kandang klub sepakbola Persija Jakarta.
“Hari ini adalah hari penting, karena hari ini janji itu dilunasi. Janji untuk membangun stadion bertaraf internasional yang akan bisa digunakan sebagai home based bagi Persija dan juga home based bagi The Jak, di mana kita semua merasa selama bertahun-tahun penantian dalam kesabaran,” ujar Anies dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/5/2022).
Niatan Persija Jakarta untuk menggunakan Stadion JIS sendiri memang sudah mendapat restu dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ketika menggelar ajang bertajuk Trofeo Silaturahmi Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), pada Sabtu (7/5/2022) .
“Sudah dikasih sama Gubernur mau gimana (Penggunaan JIS), masa kita tidak pakai,” beber Prapanca.
“Sekarang semua tergantung verifikasi, tpi sampai sekarang tim LIB belum datang ke JIS. Karena memang kami masukin permohonan seminggu sebelum lebaran,” tambah Prapanca.