
Tim Nasional Indonesia dibawah usia 23 tahun seyogyanya tampil di kompetisi antar negara Asean atau yang dikenal Piala AFF U-23 yang berlangsung 16 Februari-26 Februari di Phnom Penh, Kamboja. Namun, secara mengejutkan Pssi melalui Instagram resminya mengumumkan Timnas U-23 batal tampil di Piala AFF U-23 dikarenakan skuad yang akan tampil terserang badai Covid-19 dan cidera.
Pembatalan keikutsertaan Timnas U-23 disebabkan dua hal. Pertama ada tujuh pemain yang positif covid-19 dan 1 ofisial. Tujuh pemain itu adalah Ronaldo Joybera R Junior, Muhammad Ferrari, Braif Fatari, Taufik Hidayat, Irfan Jauhari, Ahmad Figo Ramadhani, dan Cahya Supriyadi. Selain itu, ada empat pemain yang menunggu masa inkubasi karena satu kamar dengan pemain yang terpapar covid-19. Mereka adalah Alfeandra Dewangga, Genta Alparedo, Muhammad Kanu Helmiawan, dan Marcelino Ferdinan.
Kemudian ada tiga pemain yang mengalami cedera, yakni Gunansar Mandowen, Ramai Rumakiek, dan Muhammad Iqbal. Tiga pemain yang mengalami cedera itu saat memperkuat klubnya masing-masing di BRI Liga 1. Beberapa pemain itu saat ini sedang dalam masa pemulihan.
“Dengan sangat menyesal, kami harus membatalkan keikutsertaan Indonesia di Piala AFF U-23 karena alasan di atas. Kami meminta maaf kepada semua pihak karena situasi ini di luar kendali kami. Saat ini kami fokus untuk penyembuhan pemain yang terkena covid-19 dan yang mengalami cedera,” ujar Sekjen PSSI Yunus Nusi dilansir situs resmi PSSI, Jumat, (11/02/2022).
Yunus Nusi juga menyampaikan permintaan maaf kepada pemerintah dalam hal ini Kemenpora yang telah banyak membantu PSSI terkait pemusatan latihan pemain.
“PSSI juga meminta maaf kepada AFF dan maskapai Garuda Indonesia yang rencananya ikut mendukung perjuangan pemain dengan menyediakan pesawat untuk menerbangkan ke Phnom Penh, Kamboja,” tambahnya.
Kebatalan Timnas Indonesia U-23 untuk ikut Piala AFF U-23 2022 membuat Indonesia gagal mempertahankan gelar Piala AFF yang diraih 2019 lalu setelah mengalahkan Thailand dengan skor 2-1.